Duduk Terlalu Lama? Ini Efek Sampingnya

Semua orang pasti melakukan aktivitas duduk. Baik di kursi, lantai, atau tempat manapun. Namun, tahukah Sobat Soetrasno, jika duduk terlalu lama dapat memberikan dampak negatif? Apalagi yang dilakukan secara berulang-ulang dalam kurun waktu yang cukup lama dan menjadi keseharian..
Menurut dr. Rahmatika, Sp.KFR, dokter spesialis Rehab Medik di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, beliau menjelaskan dampak negatif dari aktivitas duduk yang terlalu lama yang paling sering mucul, yakni sensasi pegal pada punggung dan leher kaku akibat peredaran darah yang tidak lancar. Otot juga perlu mendapatkan asupan darah dengan kadar oksigen yang tercukupi. Jika tidak, akan berakibat pegal pada bagian punggung, paha, dan leher.

Akibat Duduk Terlalu Lama

Kebiasaan duduk terlalu lama merupakan hal yang dapat menjadi permasalahan bagi para pekerja kantoran dan harus dihindari sebisa mungkin.

Sebenarnya, mengapa kita tidak boleh duduk terlalu lama?

Duduk terlalu lama diketahui dapat menyebabkan gangguan kesehatan tertentu, seperti nyeri leher, sakit punggung, sakit pinggang, hingga osteoporosis.

1. Nyeri Leher

Nyeri leher menjadi akibat duduk terlalu lama yang pertama. Pasalnya, duduk terlalu lama, terutama pada posisi duduk yang tidak nyaman, memicu penegangan pada otot leher. Selain itu, duduk terlalu lama dengan postur tubuh tidak baik juga dapat meningkatkan tekanan pada tulang belakang yang membuat leher semakin terasa nyeri. Maka dari itu, Anda sebaiknya memastikan tubuh memiliki posisi duduk yang benar, ya.

2. Gangguan Otot

Pelemahan pada otot juga bisa muncul sebagai efek samping duduk terlalu lama. Pasalnya, otot tidak melakukan kontraksi ketika tubuh dalam keadaan statis (seperti duduk terlalu lama) dan membuatnya menjadi lebih kaku, terutama otot punggung. Hal ini biasanya dapat menyebabkan seseorang mengalami low back pain atau nyeri punggung bagian bawah.

3. Sakit Pinggang

Akibat duduk terlalu lama berikutnya bisa dirasakan pada pinggang. Yap, sakit pinggang bisa muncul sebagai akibat duduk terlalu lama lantaran membuat bantalan tulang belakang menjadi kurang elastis sehingga memicu terjadinya nyeri pada pinggang. Anda dapat meminimalisir risiko sakit pinggang karena duduk terlalu lama dengan melakukan peregangan setiap beberapa jam sekali.

4. Meningkatkan Risiko Obesitas

Akibat duduk terlalu lama berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko obesitas atau kelebihan berat badan. Hal ini dikarenakan duduk terlalu lama dengan intensitas gerakan dan aktivitas fisik yang rendah membuat minimnya pembakaran kalori dalam tubuh. Selain itu, duduk terlalu lama juga dapat menurunkan produksi lipoprotein lipase yang berperan dalam pengolahan lemak sehingga mengakibatkan terjadinya penumpukan lemak dalam tubuh [2].

5. Gangguan Kaki

Akibat duduk terlalu lama berikutnya adalah gangguan kaki. Duduk terlalu lama dan tidak melakukan aktivitas fisik dapat menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, salah satunya adalah kaki. Dengan begitu, darah yang terhambat tersebut akan berkumpul di kaki dan mengakibatkan beberapa masalah kesehatan, seperti kaki membengkak dan varises.

6. Osteoporosis

Duduk terlalu lama tidak hanya mengganggu kesehatan otot, namun juga dapat memengaruhi kepadatan tulang. Apabila dilakukan secara terus-menerus, duduk terlalu lama dapat mengakibatkan osteoporosis atau pengeroposan tulang. Faktor usia juga memengaruhi. Semakin tua usianya, maka akan semakin mudah merasakan pegal-pegal, meskipun belum lama duduk. Karyawan berusia di bawah 35 tahun mungkin tidak begitu merasakan dampak tersebut. Namun, lain halnya dengan karyawan yang sudah usia lanjut. Apalagi harus dituntut untuk bekerja secara duduk selama delapan jam lebih. Engkel kaki dapat membengkak.

Dampak negatif yang lebih parah adalah orang yang terlalu lama duduk akan mengalami syaraf terjepit dan lebih cepat menua. Sehingga, walaupun usianya masih tergolong muda, banyak keluhan kesehatan yang akan dirasakannya. Duduk memang aktivitas yang nyaman ketika kita lelah melakukan aktivitas yang butuh banyak gerakan, tetapi jika terlalu lama juga tidak baik.


Untuk mengurangi dampak negatif terlalu lama duduk, Sobat Soetrasno dapat mengikuti beberapa cara, seperti melakukan peregangan otot. Tidak perlu terlalu lama, cukup lima menit saja. Sobat Soetrasno bisa menyetel alarm, bekerja selama satu jam, lalu saat alarm berbunyi, lakukan peregangan ringan selama lima menit, lalu ulangi kembali. Kemudian melakukan olahraga rutin setiap hari dengan durasinya cukup 30 menit saja. Bisa dengan joging, bersepeda, atau berenang. Selain membuat tubuh lebih bugar, otot-otot tubuh juga jadi tidak kaku. Lalu, saat duduk, usahakan tinggi meja sejajar dengan panjang lengan, supaya badan tidak terlalu bungkuk dan tidak terlalu mendongak ke atas.


Nah, Sobat Soetrasno, meskipun melakukan pekerjaan dengan duduk di depan komputer cukup menguras stamina, yuk mulai aktif bergerak untuk mengurangi dampak buruk dari duduk terlalu lama. Selamat Hari Aktivitas Fisik Sedunia!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *