
RSUD dr. R. Soetrasno Rembang baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan resusitasi neonatus yang bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga medis dalam menangani bayi baru lahir yang membutuhkan bantuan pernapasan segera setelah dilahirkan. Kegiatan ini berlangsung di aula utama rumah sakit dan diikuti oleh dokter, perawat, serta bidan dari berbagai unit pelayanan kesehatan.
Pelatihan dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada peserta dalam melakukan resusitasi neonatus, sebuah prosedur kritis yang dapat menyelamatkan nyawa bayi baru lahir yang mengalami kesulitan bernapas atau kondisi darurat lainnya. Pelatihan dipandu oleh dr. Mayasari Dewi Sp.A, Spesialis Anak.
Program mencakup sesi teori dan praktik langsung. Pada sesi teori, peserta mendapatkan materi mengenai anatomi dan fisiologi bayi baru lahir, indikasi resusitasi, serta langkah-langkah dan teknik resusitasi sesuai dengan panduan internasional. Sedangkan pada sesi praktik, peserta berlatih menggunakan manekin bayi untuk mensimulasikan berbagai skenario darurat yang mungkin terjadi saat persalinan.

dr. Mayasari Dewi Sp.A menjelaskan, keterampilan resusitasi neonatus sangat penting dalam meningkatkan angka kelangsungan hidup dan menurunkan angka kematian bayi baru lahir. Ia berharap melalui pelatihan ini, tenaga medis di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang lebih siap dan percaya diri dalam menangani kasus-kasus darurat neonatus.
Para peserta memberikan respons positif, menyatakan bahwa mereka mendapatkan banyak pengetahuan baru dan merasa lebih siap menghadapi situasi darurat di ruang bersalin. Sejumlah tenaga medis juga menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan untuk belajar dan berlatih teknik-teknik yang dapat menyelamatkan nyawa bayi.
Dengan adanya pelatihan resusitasi neonatus ini, RSUD dr. R. Soetrasno Rembang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat, dan membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa bayi baru lahir.