Penyakit demam berdarah (DBD) sering kali meningkat setiap musim hujan tiba. DBD adalah infeksi virus yang disebabkan oleh nyamuk spesies Aedes, yaitu Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
Peningkatan kasus DBD di musim hujan disebabkan oleh banyaknya genangan air yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Selain tingginya jumlah kasus, DBD juga merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa mengancam nyawa jika tidak segera ditangani.
Lantas, apakah DBD bisa menular? Berikut penjelasannya.
Penyebab Demam Berdarah
Demam berdarah adalah infeksi virus yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi, terutama jenis Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Biasanya, nyamuk ini menggigit pada pagi dan sore hari, dengan target utama anak-anak di bawah usia 15 tahun, meskipun orang dewasa juga bisa terinfeksi.
Saat nyamuk yang terinfeksi menggigit seseorang, virus dengue masuk ke aliran darah dan menyebabkan penyakit DBD. Gejala umumnya meliputi demam yang berlangsung 2-7 hari, demam bifasik (naik turun), dan pada tahap awal, gejala DBD sulit dibedakan dari demam biasa atau flu.
Dalam kasus yang jarang terjadi, DBD bisa berkembang menjadi bentuk yang lebih serius, yaitu demam berdarah dengue (Dengue Hemorrhagic Fever), yang dapat menyebabkan kebocoran pembuluh darah. Kondisi ini sangat berbahaya dan memerlukan penanganan segera.
Cara Penularan Demam Berdarah
Virus DBD tidak dapat menular langsung dari orang ke orang. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), ada tiga cara utama penularan demam berdarah:
- Melalui Gigitan Nyamuk
Virus dengue ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk spesies Aedes yang terinfeksi. Nyamuk ini juga bertanggung jawab menyebarkan virus Zika dan chikungunya. Mereka aktif menggigit pada siang dan malam hari, lebih suka menggigit manusia, dan berkembang biak di dalam maupun luar ruangan, terutama di sekitar genangan air.Nyamuk menjadi terinfeksi setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi virus. Nyamuk yang terinfeksi kemudian bisa menyebarkan virus ke orang lain melalui gigitan. Proses dari infeksi hingga nyamuk dapat menularkan virus memerlukan waktu sekitar 8-12 hari, tergantung suhu lingkungan. - Transmisi dari Ibu ke Janin
Seorang wanita hamil yang terinfeksi dengue bisa menularkan virus ke janinnya selama kehamilan atau saat persalinan. Meski ada satu laporan penularan melalui ASI, manfaat menyusui tetap lebih besar, sehingga ibu dianjurkan untuk terus menyusui meski berada di daerah dengan risiko DBD.Jika seorang ibu terinfeksi DENV selama hamil, bayi yang lahir mungkin mengalami kelahiran prematur, berat badan rendah, atau masalah lain. - Cara Penularan Lainnya
Dalam kasus yang sangat jarang, DBD bisa menular melalui darah yang terinfeksi, paparan di laboratorium, atau di lingkungan perawatan kesehatan. Demam berdarah juga bisa menyebar melalui transplantasi organ atau luka tusukan jarum, meskipun ini sangat jarang terjadi.
Bisakah Demam Berdarah Dicegah?
Persiapan untuk mencegah DBD sebaiknya dilakukan sejak awal musim hujan. Salah satu cara efektif adalah mencegah terbentuknya genangan air, yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Berikut ini langkah-langkah pencegahan DBD sesuai rekomendasi Kementerian Kesehatan RI:
- Pasang kelambu pada tempat tidur atau jendela.
- Terapkan program 3M (menguras, menutup, dan mendaur ulang).
- Konsumsi lebih banyak vitamin C.
- Dapatkan vaksin dengue setelah berkonsultasi dengan dokter.
Segera Bawa ke Layanan Gawat Darurat RSUD Rembang Jika Muncul Gejala DBD
Jika Anda mengalami gejala DBD seperti demam tinggi dan muncul ruam atau bintik merah di tubuh, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Penting untuk memastikan apakah demam yang Anda alami adalah demam biasa atau demam berdarah.
Sumber rujukan:
4 Langkah Pencegahan Demam Berdarah Dengue, from: https://penanggulangankrisis.kemkes.go.id/4-langkah-pencegahan-demam-berdarah-dengue
Waspadai Demam Berdarah Dengue (DBD), from: https://sinkarkes.kemkes.go.id/news/news_public/detail/40
Dengue, from: https://www.cdc.gov/dengue/index.html
Dengue and severe dengue, from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue
Dengue, from: https://www.cdc.gov/dengue/index.html